Jutaan orang di dunia terpaksa mengungsi dan tinggal di tenda karena berbagai faktor, dari bencana alam hingga perang. Salah satunya adalah Walaa dan keluarganya. Mereka terpaksa mengungsi karena perang di Suriah dan kini tinggal di kamp.

“Kami harus berpindah-pindah dari tenda ke tenda,” ujar Walaa.

Prihatin dengan kondisi tempat tinggal para pengungsi yang kerap tidak layak, yayasan amal Better Shelter berinovasi menciptakan rumah lipat yang mudah dibangun, layaknya menyusun furnitur knock down.

Rumah lipat hasil kerjasama Better Shelter dan Yayasan Ikea tersebut bisa berdiri dan digunakan hanya dalam waktu lima jam. Tidak hanya itu, Better Shelter juga diklaim bisa beradaptasi dengan suhu lingkungan dan lebih tahan menghadapi cuaca ekstrem, dibanding tenda biasa.

“Mudah seperti membangun furnitur rakitan. Tidak semua bagian bisa pas pada kerangkanya, tapi semua ada caranya.” kata Johan Karlsson.

Share To Your Friend :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
WhatsApp

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Terkait