Lebih dari 200 pemilik usaha kecil dan menengah (UKM) di Korea Selatan ramai-ramai memangkas rambut mereka hingga nyaris gundul untuk memprotes perpanjangan jam malam dan pembatasan pemerintah di tengah meningkatnya kasus virus corona yang disebabkan oleh varian omicron yang menyebar cepat.

Aksi pangkas rambut bersama itu digelar Selasa (25/1) di pusat kota Seoul, tepatnya di dekat gedung Majelis Nasional kota itu. Beberapa pesertanya, terutama yang perempuan, terlihat menangis sewaktu mesin cukur memotong rambut mereka hingga hampir botak.

Yang Hee-kyoung, 51 tahun, yang mengelola sebuah bar di selatan kota Busan, termasuk satu di antara perempuan pemilik UKM yang menangis.

“Saya belum mampu membayar sewa bulanan, jadi saya menghadapi gugatan penggusuran dan harus memecat karyawan. Saya tidak punya kehidupan.”

Awal bulan ini, pemerintah memperpanjang kembali pembatasan itu hingga 6 Februari, atau tepatnya hingga setelah liburan Tahun Baru Imlek. Pembatasan jam operasi restoran, kafe dan bar ini sangat memukul bisnis para pemiliknya.

Share To Your Friend :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
WhatsApp

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Terkait