Sebelum adanya vaksin melawan Covid, virus korona paling memukul warga usia 65 tahun ke atas, terutama penghuni panti lansia. Di AS, pandemi juga menguak tak memadainya jumlah staf panti lansia dan tak maksimalnya perawatan. Pandemi juga menambah “burnout” staf panti, sehingga banyak yang berhenti.

“Ibuku berjam-jam menunggu. Tekan tombol juga tak ada perawat yang datang. Kadang saya harus telepon atau datangi resepsionis untuk minta tolong beri minum atau membantu ibu.)” ucap Tamika Dalton, anak dari pasien lansia di panti lansia.

Share To Your Friend :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
WhatsApp

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait