Penyanyi sekaligus aktris cantik Lady GaGa kembali mengungkap kesulitannya memerankan Patrizia Reggiani karakter wanita utama dalam film populer “House Of Gucci”. Diakui Gaga, bermain dalam film berlatar Italia pada tahun 90-an berdampak pada kesehatan mental dan fisiknya.

Gaga merasa kesehatan mentalnya terganggu sejak memerankan film tersebut. Bahkan sutradara “House Of Gucci”, Ridley Scott sempat khawatir bilamana Gaga mengalami trauma usai syuting film miliknya.

Gaga merasa cenderung terbawa dalam perannya sebagai Patrizia Reggiani menantu dari keluarga Gucci. Ia bahkan membawa aksen dan kebiasaan karakter Patrizia dalam film ke kehidupan nyata.

Gaga menyebut karakter Patrizia adalah sosok yang gelap sehingga kehidupan aslinya ikut menjadi gelap. Itu mengapa, Gaga memutuskan untuk menyewa seorang psikiater demi membantunya agar tak terjebak dalam karakter Patrizia.

Menurut Gaga, psikiater sangat membantunya dalam mengatasi gangguan kesehatan mentalnya. Dengan begitu, Gaga merasa akan lebih aman.

“Saya membawa kegelapan bersama saya ke rumah karena hidupnya gelap,” beber Gaga. “Saya memiliki seorang perawat psikiatri dengan saya menjelang akhir syuting. Saya merasa seperti harus melakukannya. Saya merasa itu lebih aman bagi saya.”

Gaga pun mengaku tak tahu mengapa hal tersebut terjadi kepadanya. Ia berpendapat dirinya terlalu menghayati kesedihan serta penderitaan sosok Patrizia. Sehingga saat perannya berjalan terlalu jauh Gaga mulai terbiasa dan tak mampu menarik karakter it dari dirinya sendiri.

Share To Your Friend :
Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on telegram
Telegram
Share on whatsapp
WhatsApp

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terkait