Perempuan Pembela Kesetaraan Gender Dalam Game Online

Jessica Conditt

Pemain game atau gamer identik dengan laki-laki. Survey dari sebuah lembaga riset, separuh pemain video game di AS adalah perempuan. Kini, semakin banyak lagi gamer perempuan. Gamers perempuan pun menuntut perlakuan yang sama.

Selama ini gamer perempuan sering dianggap nggak bisa main dengan baik atau jadi kambing hitam kalo tim game-nya kalah. Tapi, sekarang tidak lagi.

Jessica Conditt, seorang pengamat teknologi mengatakan, “Pemain perempuan selalu dibanding-bandingkan dengan laki-laki. Diejek penampilannya atau dituduh tak bisa main dengan benar. Pengembang dan penerbit game harus ambil peran terdepan dalam membuat game yang tunjukkan perempuan kuat dan ksatria.”

Baca Juga  Pameran Kostum Nominasi Oscars 2018 FIDM, Los Angeles

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.