Memanfaatkan Udara Sebagai Sumber Air Minum

Sekitar 50 persen penduduk dunia akan tinggal di wilayah yang kekurangan air pada 2025, menurut Organisasi Kesehatan Dunia. Kini sejumlah perusahaan menawarkan solusi yakni membuat air minum yang bersih dengan memanfaatkan kelembaban udara. Udara dimurnikan, dibersihkan dari debu & kotoran, kemudian udara didinginkan hingga mencapai titik embun, lalu di filter.

Alat ini bisa menghasilkan 30 liter air sehari, bahkan sudah digunakan di beberapa negara saat bencana. Sayangnya, harga alat ini masih relatif mahal untuk digunakan kebutuhan rumah tangga.

“Di India dan Afrika, warganya masih sensitif terhadap harga. Harganya tak terjangkau. Tapi jika harganya tepat, ini akan menjadi potensi yang besar.” kata Arthik Venkatesan.